Sebenarnya cerita aslinya bukan Rabbit tapi “Hare Vs Tortoise” tapi Hare dalam bahasa Indonesia ya kelinci2 juga… 😛 *ngeles*

Hehehe… lucu juga neh… kalo developer yang biasa bekerja dengan workstation Windows biasa menggunakan Tortoise SVN untuk mengakses Source Code Management system…

Developer yang bekerja dengan Workstation Linux bisa menggunakan RabbitVCS untuk melakukannya dengan GUI yang muirip banget…

Nah… di dongeng balapan antara Kelinci dengan Kura2… sang kelinci kalah karena sombong dan meremehkan lawan… mudah2an pengguna RabbitVCS tidak sombong dan meremehkan lawan… ntar kesalip… 😛