Musibah serupa bisa saja terjadi pada siapa saja dan dimana saja… kebetulan musibah ini menimpaku kemaren (26 July 2010) saat naik KRL Sudirman Express dari Pondok Ranji ke Sudirman… tepatnya saya merasa kehilangan BB sesaat setelah memberi jalan kepada penumpang lain yang hendak turun di Stasiun Pal Merah… saat saya ketahui BB hilang… seorang mbak2 baik, yang iba melihat saya kebingungan, dengan suka rela meminjamkan Gemini nya untuk saya telp BB ilang tersebut… tetapi rupanya sang pencopet sudah mematikan handphone tersebut…

Saat sampai dikantor saya sempat ngobrol ama beberapa temen, rupanya obrolan kami sampai terdengar oleh CEO di Qdc Technologies yang kemudian ikut nimbrung dan bercerita soal pengalaman BB hilang milik anaknya… BB hilang tersebut ternyata sudah diaktifkan kembali… hal ini bisa terlihat oleh aktifitas Pin BB… kalau dipetakan seperti ilustrasi berikut…

bisa jadi pemilik akhir dari BB tersebut seorang anak yang lugu dan tidak tahu menahu soal BB curian tersebut… dan sempat terpikir opsi untuk mencoba negosiasi dengan pembeli soal barang haram tersebut… feedback dari Pak Redi ternyata hal ini pernah dicobanya… namun gagal…

Saya yakin banyak juga yang mencoba negosiasi sama orang yang mengaktifkan Pin BB curian… kalau ada yang berhasil mohon feedbacknya…

Dari serangkaian obrolan tersebut… akhirnya saya memutuskan untuk memblokir BB tersebut secepat mungkin hingga tidak ada orang lain yang dirugikan akibat peredaran barang tersebut… dan ternyata caranya sangat sederhana…

Sebelumnya anda perlu menyiapkan PIN dan IMEI BB hilang tersebut… IMEI bisa didapatkan dari box BlackBerry anda… pada lokasi berikut…

Tidak ada indikasi satu pun di box BB yang menyatakan kalau 15 digit itu adalah IMEI… (doh)

Setelah PIN dan IMEI didapatkan, langkah selajutnya adalah menelpon call center… pengalaman saya adalah dengan Telkomsel… Karena saya memakai Kartu Halo, suspend BB tersebut cukup melalui caroline atau 0215291811… dari menu layanan pelanggan kemudian laporan nomor hilang… Jujur saya tidak tahu bagaimana melakukan hal ini pada operator lainnya… tetapi prinsipnya hal ini bisa dilakukan… dan menurut saya harus dilakukan agar tidak ada pihak lain yang dirugikan dari BB haram tersebut…

Semoga posting ini bisa membantu orang yang mengalami musibah seperti ini…