Pagi ini keluar beli nasi uduk, mata terasa ngeres - kaki juga. Pas nunggu dibuatkan, buka HP - WAG dan sosmed sudah heboh duluan. Pulang, lihat kap mobil, ada lapisan abu tipis. Tipis, tapi jelas. Pertama kali saya lihat ini di Jakarta setelah lebih dari dua puluh lima tahun.

Saya pindah ke Jakarta di 2001. Sejak saat itu - tidak ada hujan abu. Bukan karena gunung apinya tidur, tapi karena kombinasi yang dibutuhkan agar abu bisa sampai ke sini memang jarang terjadi: erupsi eksplosif berskala besar dan angin yang berembus tepat ke arah barat laut menuju ibu kota. [1, 2, 3]

Tapi sebelum 2001, waktu saya masih di Malang, saya ingat betul rasanya. Kelud meletus 1990 - sebelum saya SMA, jadi tahu dari berita.. Beritanya sampai ada rumah-rumah di desa yang rubuh karena atapnya tidak kuat menahan beban abu. Terus sepanjang 90an Semeru dan Bromo silih berganti aktif - dan kalau anginnya pas, abunya sampai ke kota.. Langit yang agak kelabu. Abu di mana-mana. Naik motor dari Jalan Sanan ke Kampus UB lewat Jalan Veteran - mata ngeres, mulut pun rasanya nggak bersih. Itu pengalaman yang tidak mudah dilupakan, dan saya kira sudah tidak akan ketemu lagi.. Ternyata tidak.

Minggu, 6 September 2026 - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mulai meningkat aktivitasnya sejak Jumat kemarin. BMKG hari ini mengkonfirmasi: sebaran abu vulkanik di ketinggian 20.000 kaki sudah bergerak ke timur laut dan resmi mencapai DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. [4, 5]

Warga di Pondok Cabe, Pamulang, sampai BSD melaporkan abu menempel di kendaraan dan teras rumah sejak subuh. Penerbangan pun terganggu. [6, 7, 8]

Dan saya, yang pagi ini jalan ke carport dan lihat kap mobil penuh debu halus keabu-abuan - langsung ingat tahun 90an.

Rasanya aneh. Bukan panik, bukan juga sesuatu yang biasa. Sesuatu di antaranya. Kota sebesar ini, infrastruktur sebesar ini, dan tetap saja tidak ada yang bisa menghalangi abu dari gunung yang jaraknya ratusan kilometer jika angin mau membawanya ke sini.

Bedanya sekarang - informasi datang dalam hitungan menit. BMKG update, WAG heboh, posting tips masker N95, tutup pintu, nyalakan AC. Dulu nggak ada. Naik motor ya naik motor saja, tidak tahu harus ngapain.. Tapi di antara semua itu ada juga yang posting hal-hal nggak jelas sumbernya. Jadi tetap harus pilah-pilah.

Saya nulis ini sebagai catatan pribadi. Mungkin besok sudah bersih. Mungkin berlanjut beberapa hari. Kita lihat.

Referensi

[1] afu.id
[2] liputan6.com
[3] detik.com
[4] kompas.tv
[5] inilah.com
[6] news.detik.com
[7] beritasatu.com
[8] tangerangupdate.com
[9] bbc.com
[10] tangselpos.id