The Rise of Tempe Chips

When I was a kid in Malang, Jl Sanan was just the street where tempe came from.. everybody knew it, nobody thought much about it. We’d grab fresh tempe wrapped in banana leaves from the neighbourhood, fry it plain with rice, or mash it into tempe penyet - fried tempe, sambal terasi, rice. Done. It was food. Not a health food. Just food.

I lived on that street from the mid-80s through the late 90s. Back then Sanan was synonymous to tempe. The whole kampung felt like a fermentation pot.. in the best way. It was a whole ecosystem.. the tempe makers, and alongside them the people who stocked and sold the soybeans. Keripik tempe existed, but the big oleh-oleh culture came later.. when Malang and Batu grew into proper weekend destinations and people needed something to bring back to Surabaya or Jakarta.

Continue reading

Pagi ini keluar beli nasi uduk, mata terasa ngeres - kaki juga. Pas nunggu dibuatkan, buka HP - WAG dan sosmed sudah heboh duluan. Pulang, lihat kap mobil, ada lapisan abu tipis. Tipis, tapi jelas. Pertama kali saya lihat ini di Jakarta setelah lebih dari dua puluh lima tahun.

Saya pindah ke Jakarta di 2001. Sejak saat itu - tidak ada hujan abu. Bukan karena gunung apinya tidur, tapi karena kombinasi yang dibutuhkan agar abu bisa sampai ke sini memang jarang terjadi: erupsi eksplosif berskala besar dan angin yang berembus tepat ke arah barat laut menuju ibu kota. [1, 2, 3]

Continue reading

The handle bigwisu goes back to the 1990s. The domain bigwisu.com is 22 years old this year - registered sometime around 2004, when a Pentium II 350 running Slackware was sitting under a desk somewhere in Jakarta, serving HTML to whoever cared to read it. I wrote: “Finally I got around to finish setting up my new server.. Setting a server like this is not so much the effort in how to do so.. but its always finding enough time to do so..”

Continue reading

Four and a half years working with Indonesian organisations on Google Cloud has given me a front-row seat to how decisions actually get made.. and how rarely the data behind those decisions is any good. During the pandemic, I watched businesses scramble to make calls with incomplete information. That stuck with me.

The specific problem I kept running into: surveys and feedback mechanisms produce shallow data. Static questionnaires get gamed, abandoned, or answered on autopilot. The signal is weak. Generative AI changes what’s possible here - a conversational agent can probe, clarify, and adapt in ways a form never could.

Continue reading

Dalam blog post ini saya akan bagikan cara bagaimana saya menyelamatkan dana yang sudah dibobolan dari kartu kredit.

Pertengahan bulan Juni saya mendapat notifikasi via email tentang adanya beberapa transaksi tidak saya kenal dibebankan pada kartu kredit.

Ehh.. sambil nulis blog post ini jadi inget, sudah lebih dari dua bulan, kartu kredit tersebut belum saya buka blokirannya…

Disini pentingnya mengaktifkan notifikasi atas transaksi kartu kredit anda, fasilitas ini yang menjadi alert kepada saya bahwa sesuatu yang ganjil sedang terjadi.

Continue reading

Pandemi COVID-19 ini telah mengubah banyak hal, seperti jarak diantara masing - masing makmum yang sedang shalat berjamaah.

Seperti yang bisa anda lihat di video berikut. Dimana saya menjadi panitia shalat Idul Fitri, 1 Syawal 1441H di Musholla Nurul Iman, panitia menetapkan jarak dan mewajibkan penggunaan makser. Sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan pemerintah.

Sebetulnya saya sedikit khawatir menyelenggarakan shalat Eid ini, terlebih RW kami dinyatakan oleh kelurahan sebagai Zona Merah. Untuk itu shalat Eid dibatasi hanya warga kompleks perumahan.

Continue reading

Kali ini merupakan pengalaman kedua menjadi mentor sekaligus juri Hackathon tahun lalu. Sebelumnya internal hackathon, kali ini Hackathon diadakan oleh BRI yang menggandeng Google Cloud Indoneisa untuk memberikan support teknologi, cloud infrastructure serta mentorship.

Tema hackathon kali ini adalah seputar bagaiamana BRI bisa mendorong digitalisasi UKM. Eventnya sendiri diadakan serentak di 3 lokasi yaitu Jakarta, Surabaya dan Bandung. BRI sebelumnya sudah publish API yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi. API ini dibangun dengan teknologi API Management Google Cloud, Apigee..

Continue reading

Author's picture

Wisu Suntoyo

Cloud, tech & ideas.